SHARE

Walaupun sepele, sariawan bisa sangat mengganggu terutama jika sariawan tersebut berukuran besar dan terletak di sekitar gigi sehingga kamu sulit untuk mengunyah makanan tanpa rasa sakit. Pada umumnya sariawan yang disebabkan tergoresnya bagian dalam mulut oleh objek yang relatif tajam seperti gigi, sendok dan sikat gigi dapat sembuh dengan mudah. Meskipun begitu jika sariawan muncul sekaligus dalam jumlah banyak dan tidak sembuh walaupun sudah lewat beberapa lama bisa jadi sariawanmu sebenarnya merupakan sinyal dari tubuhmu bahwa kamu menderita gejala penyakit lain. Apa saja faktor internal yang dapat menyebabkan sariawan dan bagaimana cara mengatasinya?

Jenis-jenis sariawan

  1. Sariawan minor atau sariawan kecil/sedang: biasanya berdiameter 2 hingga 8 mm yang akan sembuh sendiri dalam waktu 10 hari hingga dua minggu.
  2. Sariawan mayor: Sariawan berdiameter lebih dari 8 mm dengan tepian yang lebih menonjol, biasanya kemerahan dan bagian tengah yang lebih dalam. Warna putih pada sariawan ini biasanya lebih distingtif dan membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh, pada beberapa kasus bahkan dapat meninggalkan bekas.
  3. Sariawan herpetiform: Sariawan ini bukan disebabkan oleh virus herpes walaupun nama dan gejalanya sekilas mirip dengan gejala yang muncul pada permukaan kulit penderita herpes. Sariawan herpetiform ditandai dengan kemunculan beberapa sariawan sekaligus pada rongga mulut (pada kasus-kasus yang sudah parah bisa mencapai ratusan).

Penyebab sariawan dan solusinya

  1. Stres dan kelelahan

Perhatikan lagi: apakah sariawan muncul setiap kali kamu merasakan kelelahan berkepanjangan maupun kurang istirahat? Jika iya maka sariawan yang sering mengganggumu bukan disebabkan oleh faktor eksternal yang telah disebutkan tadi, namun sebagai pertanda bahwa tubuhmu sebenarnya sedang merasakan stres.

Solusi: Jika kamu sering berolahraga pastikan kamu melakukan pemanasan yang cukup agar tidak memberatkan tubuh. Siasati jadwal yang padat dengan power napping selama 10 hingga 15 menit dan lakukan relaksasi untuk mengurangi stres.

2. Penurunan daya tahan tubuh

Penurunan daya tahan tubuh dapat menyebabkan inflamasi dan peradangan dalam tubuh. Sariawan yang disebabkan inflamasi tubuh biasanya merupakan sariawan besar kadang lebih dari satu disertai kelelahan yang terus menerus serta kenaikan suhu tubuh yang tidak terlalu rendah sehingga kadang diabaikan. Sariawan akibat inflamasi juga biasanya diserta gejala-gejala yang mirip gejala pilek seperti sering bersin dan tenggorokan gatal.

Solusi: Cermati penyebab penurunan daya tahan tubuhmu: kelelahan, pola diet yang buruk, atau perubahan musim? Perbaiki pola makanmu, lakukan penanggulangan stres dan kelelahan seperti di atas dan perbanyak konsumsi rempah yang dapat memberikan aroma dan rasa yang lezat pada makanan sekaligus dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Defisiensi nutrisi

Walaupun umumnya kekurangan vitamin C dianggap sebagai biang keladi sariawan namun kenyataannya terlalu banyak vitamin C yang bersifat asam justru dapat menimbulkan iritasi pada rongga mulut. Sebaliknya, sariawan justru dapat diakibatkan oleh kekurangan folat atau vitamin B-9. Kamu akan lebih mudah mengalami defisiensi folat jika kamu jarang makan sayur dan buah atau terlalu sering mengkonsumsi alkohol.

4. Dalam proses berhenti merokok

Seorang perokok memproduksi saliva yang lebih banyak dari mereka yang tidak merokok, karena itu mulut mereka memiliki antibodi yang lebih banyak dari mereka yang tidak merokok. Saat mereka berhenti merokok maka tubuh menyesuaikan diri dan mengurangi produksi saliva dalam rongga mulut sehingga mereka kehilangan suplai antibodi dan mudah terkena sariawan, pilek dan penyakit-penyakit rongga mulut dan tenggorokan. Tenang saja karena gejala ini akan mereda dengan sendirinya saat tubuh sudah menyesuaikan diri kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here