SHARE

Sebagai perempuan dalam usia produktif, tentu kamu sedang semangat-semangatnya mengejar karir ataupun pendidikan. Sepantasnya pernikahan dan kehadiran anak juga menjadi sebentuk motivasi bagi kamu untuk semakin mengembangkan diri. Sayangnya sebagian perempuan yang telah berkeluarga kerap melupakan anak dengan alasan pekerjaan dan beralasan bahwa si kecil sudah diurus pembantu ataupun pengasuh anak. Banyak di antara ibu-ibu muda ini yang bahkan menolak menyusui anak dengan alasan kesehatan, takut bentuk tubuh berubah, tidak punya waktu, atau karena alasan kesehatan seperti air susu yang tidak keluar. Padahal, Sahabat, menyusui anak ternyata banyak manfaatnya bagi kamu dan bagi anak lho. Ini dia selengkapnya.

  1. Bayimu lebih sehat karena antibodi yang terkandung dalam ASI akan membantu meningkatkan daya tahan bayi, juga membentuk rahang dan gigi bayi lebih baik. Bayi yang disusui secara alami juga lebih tahan terhadap jenis-jenis kanker yang kerap menyerang bayi dan anak-anak. Mereka juga akan lebih jarang terkena diabetes, juga memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang lebih stabil saat remaja. Kamu ingin meningkatkan daya tahan anak terhadap alergi? Susui si mungil dengan air susumu sejak dini. Para ibu menyusui juga memiliki risiko terkena kanker rahim dan kanker payudara yang jauh lebih rendah.
  2. Perempuan yang menyusui akan memiliki tulang kuat dan risiko mengalami osteoporosis yang lebih rendah saat menopause karena tubuh akan menyerap kalsium secara maksimal saat kamu menyusui. Karena itu, berbanggalah jika kamu menyusui bayimu secara alami.
  3. Mengurangi risiko kematian mendadak pada anak
  4. Menyusui membakar kalori dalam jumlah besar, karena itu dengan menyusui secara tidak langsung sebenarnya kamu sedang berdiet. Bayimu juga akan terhindar dari risiko obesitas.
  5. Bayi cenderung kenyang lebih lama karena kandungan susu ibu jauh lebih kaya nutrisi dibanding susu formula. Selain itu, nutrisi kolostrum juga akan berubah seiring dengan waktu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Tiga hingga empat hari setelah melahirkan, air susumu lebih kaya akan kandungan gula dibandingkan hari-hari berikutnya karena bayi yang baru lahir membutuhkan banyak energi. Bayi yang kenyang juga akan beristirahat lebih lama, sehingga kamu pun bisa ikut beristirahat.
  6. Perdarahan pasca melahirkan berlangsung lama? Menyusui membantu kontraksi rahim dan mengembalikannya ke ukuran semula sehingga perdarahan nifas akan berlangsung lebih singkat.
  7. Temperatur ASI selalu sesuai dengan kebutuhan bayi. Dalam keadaan darurat, susui bayimu agar suhu tubuh bayi yang terlalu rendah bisa meningkat sedikit demi sedikit.
  8. Saat kamu menyusui, kadar hormon prolaktin meningkat sehingga hormon estrogen dan progesteron akan menurun. Kamu akan terbebas dari menstruasi selama beberapa bulan jika kamu menyusui dan membantu menstabilkan kondisi tuubuh pasca melahirkan, dan kamu bisa menghindarkan kehamilan berikut dalam rentang waktu yang terlalu singkat. Sedikit tambahan: untuk menghindarkan kehamilan, kamu harus menyusui teratur setiap empat jam, hindari memberi bayi tambahan nutrisi dari susu formula, kamu belum mengalami menstruasi lagi dan kamu harus kurang dari enam bulan pasca kelahiran.
  9. Bayi terlatih mandiri dan mengenal tubuhnya karena dengan menyusu pada ibu, bayi akan memutuskan sendiri kapan ia harus berhenti menyusu.
  10. Bayi yang disusui memiliki risiko terkena kelainan jiwa yang jauh lebih rendah, lebih cerdas dan secara emosional pun lebih stabil. Selain itu, bayi akan lebih akrab dengan ibu jika disusui secara teratur.

Setelah membaca artikel ini, tentu kamu kini sudah lebih yakin untuk menyusui bayi bukan? Jika air susumu sedikit atau tidak keluar, coba beri tubuhmu nutrisi tambahan dari Pure Collagen yang kaya akan antioksidan. Pure Collagen membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat regenerasi jaringan dan melancarkan sirkulasi darah di tubuh sehingga dapat melancarkan air susumu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here