SHARE

Stretch mark atau garis yang timbul berwarna merah muda di kulit. Garis ini akan berubah warna jadi putih lama kelamaan. Stretch mark terjadi bila kulit mengalami peregangan dan elastisitas kulit tidak dapat menanganinya. Jadi kulit seperti timbul garis.

Saat wanita hamil, biasanya pada usia 4-5 bulan akan mengalami stretch mark. Stretch mark biasanya ditandai dengan rasa gatal.

Namun, stretch mark muncul tergantung keelastisan kulit seseorang. Biasanya stretch mark pada wanita hamil terjadi beberapa bagian seperti paha, pinggul, bokong, lengan dan payudara. Itu terjadi karena janin dalam Rahim berkembang. Namun stretch mark juga bisa terjadi pada orang yang dulunya gemuk dan berubah kurus.

Timbulnya stretch mark dapat dicegah atau diminimalkan, berikut beberapa tipsnya:

Elastisitas kulit ditingkatkan dari dalam tubuh
Konsumsi vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan elastisitas kulit. Atau bisa dengan perbanyak konsumsi buah, sayur dan air.

Pertahankan kulit tetap lembab
Gunakan krim anti stretch mark atau lotion sejak kandungan masih kecil.

Perawatan setelah kelahiran
Gunakan minyak zaitun atau minyak cendana untuk mengurangi bekas stretch mark dan melembabkan kulit.

Gunakan body scrub
Gunakan body scrub 2 kali dalam seminggu untuk melembutkan dan menyamarkan bagian kulit stretch mark.

Penampilan memang jadi terganggu karena munculnya stretch mark. Tetapi, bila kita melakukan pencegahan dar dini, tidak perlu khawatir dengan ancaman stretch mark. Kita tetap bisa percaya diri dengan penampilan kita.

Semoga beberapa informasi dan tips diatas, dapat bermanfaat untuk kamu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here